Agar Tidak Rugi saat Renovasi Rumah

Renovasi Rumah (2)Rumah bakal berada pada suatu kondisi di mana cat dinding mulai mengelupas atau pudar terutama di bagian luar yang terlalu sering kena panas & hujan, atap yang mulai bocor, atau lantai yang retak atau renggang.  Pada kondisi ini, pemilik rumah merasa harus renovasi rumah demi kenyamanan & keamanan semua anggota keluarga. Meskipun sebetulnya, renovasi rumah juga kudu dilakukan karena pertambahan anggota keluarga di samping mengalami masalah tersebut. Sayangnya, sebagian orang menunda-nunda untuk renovasi rumah padahal masalah yang terjadi sudah tidak bisa ditolerir lagi karena takut rugi. Untuk itu, bagi yang ingin renovasi rumah silakan ikuti trik berikut agar tidak rugi:

Siapkan dana dengan baik

Sebelum memutuskan untuk renovasi rumah, sebaiknya cek kondisi dana. Jika terbilang pas-pasan, jangan memaksakan diri untuk renovasi rumah. Pada awalnya, renovasi bakal lancar-lancar saja. Namun di pertengahan atau di akhir pengerjaan, bisa jadi bakal terhambat karena dana kurang. Bagaimana tukang bakal memasang atap kalau tidak ada dana untuk beli atap baru? Bagaimana tukang akan menghaluskan dinding kalau semen belum dibeli? Bagaimana tambah bangunan kalau batu bata belum ada? Akhirnya, pengerjaan tidak selesai dan dana pun terbuang sia-sia.

Gunakan tukang yang sudah dikenal

Untuk pengerjaan renovasi sendiri sebaiknya pilih tukang yang sudah dikenal. Kalau sudah kenal, biaya renovasi bisa dikompromikan kembali sesuai budget yang ada. Hanya saja, pastikan tukang sudah punya track record yang bagus dalam renovasi rumah. Jangan hanya karena ingin murah, lantas mengabaikan pengalaman tukang. Ini sama saja bunuh diri 🙂 Selain bisa dapat harga miring, setidaknya tukang yang sudah dikenal juga tidak bakal berani untuk menukar atau mengurangi material bangunan yang tidak berkualitas agar dapat untung besar. Bagaimana kalau tidak ada kenalan tukang? Pilih tukang yang punya nama & berpengalaman. Meski tarifnya sedikit mahal, tapi hasil pengerjaan bakal memuaskan.

Lakukan pembelian setelah perencanaan

Jangan coba-coba melakukan pembelian material bangunan sebelum perencanaan! Sayang kalau material bangunan banyak lebih atau bisa jadi tidak sesuai dengan kebutuhan. Untuk itu, rencanakan dahulu berapa banyak material bangunan yang digunakan beserta bentuk, merek, warna, dan lainnya. Kompromikan dengan tukang agar tidak salah. Selanjutnya, bisa lakukan pembelian di distributor resmi agar lebih murah. Perencanaan sebelum pembelian material bangunan penting dilakukan terutama bagi yang punya budget terbatas.

Jalankan rencana renovasi di waktu terbaik

Khususnya untuk renovasi bagian eksterior rumah, sebaiknya jalankan rencana di waktu terbaik tepatnya di musim panas. Kalau dilakukan di musim penghujan, jelas akan merusak hasil renovasi. Misalnya, dinding yang baru disemen bakal rontok karena terpaan air hujan atau cat dinding bagian luar juga bisa luntur kalau kena air hujan langsung. Akan kondisi ini, jelas tukang bakal menghentikan pengerjaan renovasi. Kalau sudah begitu, hasil pengerjaan bakal mulur. Akhirnya, dana yang dikeluarkan pun bakal ikut mulur.

Meski hanya renovasi rumah, perencanaan harus benar-benar matang mulai dari dana, tukang, material bangunan entah itu wiremesh, besi pipa, besi beton, atau pun semen, hingga waktu pelaksanaan. Bila perlu rencanakan bersama ahli bangunan beberapa bulan sebelum hari permulaan renovasi rumah. Jangan sampai hasil akhir dana atau bangunan tidak sesuai ekspektasi karena perencanaan yang minim. Akan atau sedang renovasi rumah, semoga sukses baik dari sisi dana maupun hasil pengerjaan 😀