Selain Menggunakan Besi Beton Berkualitas untuk Membuat Bangunan Kokoh, Terus Apa Lagi?

Ketika bangunan roboh secara tiba-tiba, bukan karena bencana alam, seperti gempa bumi berskala besar, tentu hal ini akan menjadi perbincangan hal layak ramai. Apalagi jika insiden tersebut terjadi pada bangunan yang belum terlalu berumur dan menyebabkan beberapa korban yang harus dilarikan ke rumah sakit. Pihak yang disalahkan atas kejadian ini akan tertuju pada si pemilik bangunan, tapi pemilik bangunan juga bisa berkilah atas kejadian ini karena tidak ada seorang pun yang menginginkan bangunan tempat tinggalnya roboh. Alasannya sederhana karena permasalahan ini dapat menyebabkan kerugian besar bagi pemilik bangunan.

besi beton ulir terbaikApakah Anda berencana untuk membangun sebuah bangunan dan tidak ingin mengalami insiden bangunan roboh? Jika iya, Anda harus menggunakan besi beton berkualitas untuk menyangga bangunan Anda. Di sini Anda disarankan untuk membeli besi beton terbaik di PT Duta Arta Sempana yang juga menyediakan daftar harga besi beton terbaru. Distributor besi dan baja ini juga menyediakan produk lain, seperti pagar BRC, besi pipa, baja tekuk, dan lain sebagainya.

Apabila Anda ingin menanyakan sesuatu atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi akun Facebook DutaArta.

Di samping menggunakan besi beton berkualitas, ada baiknya juga untuk:

Menggunakan material bangunan lainnya yang juga berkualitas

Tidak dapat dipungkiri bahwa bangunan yang kokoh dan sanggup berdiri hingga puluhan tahun ditopang oleh material bangunan yang berkualitas. Oleh sebab itu, selain menggunakan besi beton berkualitas, Anda juga harus menggunakan material bangunan lainnya yang memiliki kualitas yang sama. Misalnya, jika Anda ingin membeli semen, pastikan semen yang dipilih diproduksi oleh pabrik yang sudah ternama di Indonesia atau jika Anda ingin menggunakan kayu atau plat bordes, pastikan bahwa kayu atau plat yang dipilih adalah produk yang kuat dan tahan lama.

Bagaimana jika dana yang dimiliki terbatas? Jika tidak ingin kualitas bangunan berkurang, Anda harus mencari dana tambahan baik dengan meminjam ke keluarga atau bank atau menjual aset pribadi. Penting untuk diketahui bahwa apabila material bangunan yang digunakan tidak berkualitas, bukan hanya masalah bangunan cepat roboh yang akan dihadapi tapi juga masalah ketidaknyamanan. Apakah Anda bisa tidur nyeyak jika atap rumah Anda bocor karena ada rangka atap yang patah? Apakah Anda bisa menikmati hari-hari Anda di rumah jika lantai rumah pecah-pecah dan dinding yang mulai retak? Anda mungkin akan memilih untuk merenovasi rumah Anda, tapi hal ini tentu akan membuat Anda mengeluarkan banyak dana. Jika lagi-lagi Anda memilih material bangunan yang tidak berkualitas, cepat atau lambat Anda akan melakukan renovasi rumah kembali.

Merawat bangunan secara maksimal

Bangunan yang didirikan dengan material bangunan berkualitas memang akan tahan lama. Namun, hal ini bisa saja tidak terjadi jika pemilik bangunan tidak melakukan perawatan secara maksimal. Misalnya, jika Anda terus-terusan mengabaikan tumpukan sampah di atap rumah Anda, besar kemungkinan ketika musim hujan, rumah Anda akan bocor karena atap rumah retak atau rangka atap yang patah. Contoh lainnya adalah jika Anda membiarkan debu dan kotoran menempel pada tiang-tiang besi yang ada pada rumah, otomatis tiang-tiang tersebut akan berkarat pada akhirnya. Ketika bagian-bagian bangunan mulai rusak karena kurangnya perawatan, bangunan pun sudah tak layak untuk digunakan lagi. Hal ini juga memperbesar resiko bangunan untuk roboh. Oleh sebab itu, perlu adanya perawatan rutin terhadap bangunan yang dimiliki. Mulailah dengan rajin membersihkan setiap bagian bangunan dan kemudian mengganti/memperbaiki bagian bangunan yang rusak.

Penyebab Kontraktor sering Rugi

kontraktorIstilah kontraktor tentunya bukan hal asing untuk didengar. Profesi sebagai tersebut termasuk salah satu profesi yang cukup membanggakan karena memiliki kemampuan untuk membantu seseorang dalam mendirikan suatu bangunan, baik itu rumah, apartemen, maupun proyek lain supaya dapat berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari tugas-tugas yang diemban, yakni bukan hanya sebagai membantu mendesain bangunan melainkan juga mengangarkan biaya, memilih material yang berkualitas, sampai memperkirakan waktu tempuh pendirian bangunan.

Tentu saja, tidak semua orang bisa melakoni profesi tersebut karena membutuhkan keahlian dan keuletan dalam menjalaninya. Namun demikian, seorang kontraktor juga kerap kali mengalami kerugian. Mengapa? Simak uraian berikut untuk menemukan jawabannya:

Bangunan terhantam bencana

Fenomena alam yang datang tanpa diduga seperti gempa dan angin puting beliung kerap kali menyebabkan bangunan roboh, termasuk bangunan yang baru didirikan. Bahkan bangunan tersebut bisa hancur hanya dalam sekejap. Bahkan, ada kalanya bangunan hampir selesai fenomena alam malah terjadi. Hal inilah yang sering kali dialami oleh para kontraktor ketika mendirikan sebuah bangunan sehingga menyebabkan mereka mengalami kerugian, baik itu tenaga, waktu, maupun uang. Ingat, kita tidak pernah tahu kapan dan di mana datangnya fenomena alam yang terjadi. Terlebih lagi bila lokasi bangunan terletak di daerah yang rawan gempa atau longsor, hal ini kemungkinan bisa menjadi penyebab besar dalam masalah ini.

Harga bahan bangunan meningkat melebihi target

Yang juga menjadi penyebab kontraktor rentan mengalami kerugian ialah harga bahan bangunan yang meningkat secara drastis. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan akan bahan bangunan cenderung bertambah karena pembangunan kian meningkat. Bahkan, produksi bahan bangunan yang relatif lebih maksimal dibandingkan sebelumnya juga menjadi pemicu masalah ini. Meskipun harga bahan bangunan meningkat dalam jumlah yang sedikit, akan tetapi bisa membuat keuangan jadi kacau terlebih membeli dalam jumlah banyak. Misal, harga bahan bangunan beton ulir yang berukuran 12,8 mm sebelumnya bernilai kurang lebih 103 ribu rupiah. Menjelang beberapa hari kemudian harga besi beton meningkat menjadi 105 ribu rupiah.

Dalam hal ini, harga bahan bangunan yang meningkat tanpa perkiraan sebelumnya jelas akan menyebabkan kontraktor rugi karena mereka harus konsisten dan bertanggungjawab atas pendirian bangunan dengan sumber pendanaan yang terbatas. Dengan kata lain, mau tidak mau mereka harus mengeluarkan biaya untuk menutupi kekurangan tersebut.

Rentan salah perhitungan jumlah bahan

Secara umum jumlah bahan bangunan yang bakal digunakan sudah diperkirakan sebelumnya. Akan tetapi, tidak dapat dipastikan bahwa semuanya benar. Artinya, kesalahan perhitungan juga rentan dialami sehingga menyebabkan kontraktor rugi. Contoh, untuk membangun sebuah rumah dengan panjang bangunan 20 m dan tinggi 3 m, dalam hal ini bata yang digunakan berjumlah 4800 buah. Namun pada saat kontraktor menghitung terjadi kekeliruan yang menyebabkan kontraktor merugi sehingga bata yang digunakan jumlahnya kurang akibatnya kontraktor harus menutupi kekurangan tersebut agar pembangunan bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Itulah berbagai hal yang menjadi penyebab umum kontraktor sering rugi dalam profesinya. Namun, yang namanya profesi tentu ada resiko. Oleh karena itu, jika Anda berminat untuk menjadi seorang kontraktor ada baiknya pertimbangkan secara matang. Jika memang berminat, disarankan untuk menggali pengetahuan lebih maksimal misal di perguruan tinggi dan belajar banyak dari kontraktor yang profesional.